Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Buruh Gelar Unjuk Rasa Hari Ini, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Aksi

Rabu, 12 Oktober 2022 | Oktober 12, 2022 WIB Last Updated 2022-10-12T04:48:10Z


HOTANSIONAL.COM, Jakarta - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengklaim bahwa akan ada 50 ribu orang buruh akan mengikuti aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Jakarta pada hari Rabu (12/10) hari ini.

“Partai Buruh bersama elemen kelas pekerja akan melakukan unjuk rasa 50 ribu buruh di Istana Negara pada tanggal 12 Oktober 2022,” kata Iqbal dalam keterangan persnya dikutip Rabu (12/10/2022).

Aksi yang akan dipusatkan di Istana akan dipadati oleh massa buruh dari Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. 

“Massa aksi di Istana berasal dari Banten, Jawa Barat, dan DKI,” ujarnya.

Kemudian, Iqbal juga menyebut bahwa 13 provinsi basis massa KSPI juga akan melakukan aksi serupa.

“Tidak hanya itu, pada saat yang sama, aksi juga dilakukan di 31 provinsi yang lain, dengan titik aksi di kantor gubernur masing-masing provinsi,” tegasnya.

Dalam aksi ini, Iqbal menyebut bahwa setidaknya ada 6 tuntutan yang akan diusung. Antara lain; menolak pemutusan hubungan kerja (PHK), kemudian menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

“Kenaikan harga BBM menyebabkan kenaikan harga barang, dan ditambahkan tidak adanya kenaikan upah membuat daya beli jatuh. Jatuhnya daya beli mengakibatkan turunnya tingkat konsumsi yang berdampak pada melemahnya pertumbuhan ekonomi. Inilah yang justru memicu terjadinya PHK,” jelasnya.

Selain itu, Iqbal juga menyampaikan bahwa tuntutan lainnya adalah menolak omnibus law UU Cipta Kerja, meminta kenaikkan upah minimum kabupaten (UMK) atau upah minimum sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2023 sebesar 13%, wujudkan reforma agraria dan sahkan RUU PRT.

Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Unjuk Rasa

Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan sebanyak 3.200 personel gabungan Polri, TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna mengamankan unjuk rasa pada sejumlah lokasi di daerah ini.

"3.200 personel gabungan mulai dari TNI, Polri, serta Satpol PP disiapkan untuk beberapa titik lokasi aksi penyampaian pendapat hari ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin, Rabu (12/10/2022).

Komarudin mengatakan Rabu ini ada beberapa titik unjuk rasa yakni di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Balai Kota DKI Jakarta, namun terkait dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya ada di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat (Jakpus).

Ia menyebutkan, aksi penyampaian pendapat ini dilakukan oleh buruh untuk menyampaikan pendapat atas kenaikan BBM di Patung Kuda, Monas, Jakpus.

Komarudin menyarankan penyampaian aspirasi di wilayah Patung Kuda, Monas agar dilakukan di Pintu Barat Daya Monas.

"Sebaiknya sampaikan di Pintu Barat Daya Monas agar tidak ada penutupan ruas jalan," katanya. 

Komarudin melanjutkan, namun jika masyarakat tidak berkenan di lokasi tersebut, maka pilihannya di depan Gedung Sapta Pesona sehingga tak bisa dihindari adanya pengalihan arus lalu lintas.

"Kita alihkan arus lalu lintas dari arah Istana dan Merdeka Barat akan ditutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Penutupan Jalan Merdeka Barat akan dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan dan Merdeka Selatan serta beberapa ruas jalan lainnya.

Kemudian, terkait dengan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas, saat ini belum dilakukan penutupan.

Komarudin mengimbau untuk pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan menjauhi sikap anarkis. 

"Hak menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang, namun tentunya harus memperhatikan kepentingan masyarakat yang lain," katanya.

Ia juga berharap para pengunjuk rasa untuk tidak mudah terprovokasi.

"Saya imbau silahkan sampaikan aspirasi dengan tertib, aman dan patuhi aturan perundang-undangan yang berlaku dan semoga aktivitas masyarakat yang lain dapat berjalan dengan lancar," katanya.

×
Berita Terbaru Update